Minggu, 31 Januari 2010

Suara Kecil Seorang Ayah



Anakku...
ayah kangen nak
tapi ayah hanya mampu melihatmu dari sini
sebuah tempat yang sangat jauh
ayah tak bisa menyentuh apalagi memelukmu
sebagaimana selalu kaunikmati waktu kecil

Ayah tak bisa menyeka airmatamu saat kau lara
ayah tak mampu menjawab dengan kata yang bisa kaudengar
saat bertanya di mana ayah
ini sangat menyakitkan nak

Kesendirianmu,
kesunyian yang senantiasa menghadirkan ngilu hatimu
kecemburuan yang selalu tak mampu kauusik
manakala matamu menangkap kemesraan di sana
itu semua pahit nak
ayah tak bisa berbuat apa-apa di sini

Maafkan ayah hanya berharap
engkau bisa belajar mencerna rasa kehilangan
tanpa mengeluh
ayah hanya bisa berdoa
semoga kepahitan membuatmu teguh dalam badai

Sebuah harapan terang
semoga bisa membantumu menemukan jalan lapang
agar sedikit waktu yang kaujalani
bisa menawarkan keindahan
dan kau tak kehilangan sebutirpun
impian yang kautata untuk masa depan

Percayalah anakku
kau memang tak memiliki aku seutuhnya
namun kau sama seperti mereka
kau berhak menikmati semua tanpa kegetiran

Ayah mencintaimu nak, sangat mencintaimu



6 komentar:

Munir Ardi mengatakan...

sedihya ya pak cuma bisa melihat buah hati kita dari jauh

Munir Ardi mengatakan...

makasih pak moderasi dan chaptanya udah hilang

simple world mengatakan...

nice to know you friend I got many things here

blogger bumi lasinrang mengatakan...

bang munir membawa saya kesini pak untuk menawarkan persahabatan dan saling belajar, salam

7 taman langit mengatakan...

salam sejahtera

semangat pak meski segala cobaan datang menghadang semoga Allah akan menggantinya dengan pahala yang banyak

Bintang 'B' Pradipta mengatakan...

INI BAGUS SEKALI!



visit my blog:
cerita-cerita-porno.blogspot.com
(ngga porno sama sekali)

tolong komentar juga puisi2 mbelingku...